RSS Feed

Sinopsis of “Superstar Wanna Be”

Damelza Denita bingung dengan dirinya sendiri. Dia sama sekali tidak berbakat dalam hal memasak. Padahal, keluarganya, kakek nenek, paman bibinya sangat berbakat dalam memasak. Bahkan adik laki-lakinya yang masih kelas 6 SD sangat lihai memasak. Melza seringkali mencoba memasak, tapi masakannya selalu gagal, baik dari rasa maupun bentuknya. Tapi bukan berarti, Melza tidak memiliki bakat yang lain. Melza sangat jago bermain alat musik dan menyanyi, entah dari siapa bakat ini turun padanya. Meskipun memiliki bakat yang berbeda, keluarganya tidak merasa keberatan.

Melza sekolah di “Greefoxn School Talent”, ini adalah salah satu sekolah terbaik di kota Dresden, hanya orang berbakat saja yang bisa masuk di sekolah ini. Melza memilih kelas musik. Tapi, terkadang Melza sering merasa bosan di kelas. Apalagi saat Avena Reynard mencari gara-gara dengan dirinya. Semua murid dan guru Greefoxn tahu siapa Avena. Gadis kelas musik 8-2 yang berbakat, cantik, kaya raya sekaligus gadis tersombong di Greefoxn.

Suatu hari, diadakan lomba menyanyi di Pillnitz Park. Melza yang mendengar kabar ini sangat senang, karena lomba tersebut akan dihadiri banyak wartawan dan direktur dari perusahaan musik terkenal. Tak disangka, Avena juga mengikuti lomba ini. Melza yang tadinya senang, tiba-tiba menjadi sedikit kecewa dan kesal. Melza sudah selesai tampil di panggung dan penampilannya sangat mengesankan. Hal yang ditunggu tiba, yaitu pengumuman pemenang lomba. Juara satu adalah Audric Lorey, juara kedua adalah Melza dan juara ketiga adalah Avena.

Selesai diwawancara, ketiga pemenang lomba itu mendapat tawaran kontrak dari perusahaan musik terkenal. Tidak ada yang menolak dari ketiganya, mereka semua sangat senang hari itu. Termasuk Melza, meskipun Avena, musuhnya juga menjadi pemenang.

Hidup Melza dan kedua pemenang lomba, berubah drastis. Mereka menjadi sangat sibuk. Suatu saat, Melza sakit typus mungkin karena kecapekan. Saat di rumah sakit, Melza tidak sengaja melihat Avena dengan kedua orangtuanya. Kemudian, Melza menanyakan kepada dokter tentang Avena. Dokter itu memberitahu bahwa Avena mengidap penyakit kanker dan keadaannya semakin buruk.

Seminggu kemudian, Melza sudah boleh keluar dari rumah sakit dan dua hari setelahnya, Melza sudah ada acara untuk menyanyi. Hubungannya dengan Avena juga sedikit membaik. Saat Melza dkk selesai tampil, tiba-tiba ada kabar duka untuk Melza. Alice, anak paman Cam, meninggal dunia karena kecelakaan. Melza segera pergi ke Hamburg. Ternyata, Avena dan Leroy juga ikut.

Sebelum dimakamkan, Melza meminta bibinya agar hati Alice didonorkan kepada Avena. Awalnya Avena menolak, tetapi atas paksaan dari Melza dan paman bibinya, Avena menerimanya.

Avena menjalani operasinya dengan sukses dan jasad Alice selesai dimakamkan. Besok lusa, mereka kembali lagi ke Dresden. Avena sangat berterimakasih kepada Melza dan meminta maaf atas kesalahan yang diperbuatnya dulu.

About tyasslolypoly26

Hi all ! Welcome to my blog :D My name is Kusuma Purbaningtyas. But, called me Tyas. I'm school at SMPN 3Waru. I don't like vegetables, milk, and horror movies. But, I really love my mother, my best friends, and all my family :D I'm a smashblast :) Thanks, God Bless You ;)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: